Rabu, 12 Maret 2014

WARM BODIES

Warm Bodies- Sebuah film bisa menjadi satu hal terpenting bagi kita, selain menyuguhkan hiburan, juga ada pelajaran yang bisa kita petik dari sebuah film. Sebuah film yang bagus dan istimewa adalah film yang mampu membawa serta penontonnya pada fantasi yang dituangkan pada film tersebut. Kali ini kita akan dihadapkan pada sebuah film yang berjudul Warm Bodies. Mungkin anda sudah bisa menebak alur dari film ini, tapi menurut kami anda belum sepenuhnya mengetahui alur film yang ada didepan anda sebelum anda menyimak resensi dan Sinopsis Film Warm Bodies. Untuk itu kami mengajak anda guna meluangkan waktu untuk menyimak artikel ini. Karena kami juga akan menghadirkan trailer film Warm Bodies setalah kita selesai mengulas film ini. Okay langsung saja tidak usah berpanjang lebar, mari kita kupas bersama – sama seperti apa isi yang tersirat dan tersurat dari film Warm Bodies ini. Karena film ini memang benar – benar menarik untuk dibahas dan ditonton. Kami ucapkan selamat menyimak artikel review dan sinopsis film Warm Bodies Sutradara : Jonathan Levine Produser : Bruna Papanadrea Penulis Naskah : Jonathan Levine Pemain : Nicholas Hoult, Teresa Palmer, Rob Corddry, John Malkovich, Dave Franco, Analeigh Tipton Genre : Horor, Romantis Studio : Summit Entertainment Tanggal Rilis : 1 Februari 2013 Detail Sinopsis Film Warm Bodies Film Warm Bodies ini bercerita perihal dunia yang dirundung wabah virus Zombie serta banyak kota sebagai kota mati sebab itu. Di antara zombie tersebut bernama R yang diperankan oleh Nicholas Hoult. Disaat R berburu otak manusia untuk mencukupi keperluan hidupnya, dia jatuh cinta pada seorang gadis bernama Julie Grigio ( Teresa Palmer ). Apalagi Julie pernah ditolong oleh R dari serangan zombie yang lain. Serta hubungan antar dua manusia tidak sama itu terjalin. Tidak berapakah lama, Julie sadar bahwa R yaitu sosok yang khusus. Dikarenakan R tunjukkan sinyal tanda bahwa dia tidaklah layaknya zombie biasanya. Perlahan namun tentu, R tunjukkan karakter manusianya, Julie lalu mengajak R ke sesuatu area yang dihuni oleh populasi manusia yang belum terinfeksi virus zombie. Tetapi kapten Grigio ( John Malkovich ) bapak Julie tidak senang lihat hubungan pada R dengan putrinya. Mampukah Julie melakukan hubungan cintanya dengan R ?. Mampukah Julie bikin R pulih keseluruhan dari virus zombie ?

Now You See Me

Cerita sulap memang selalu mengundang decak kagum. Mulai trik kartu hingga sebuah sendok yang bisa melengkung yang sudah sering dilihat di berbagai tontonan sulap selama ini. Hollywood menganggap dunia sulap bisa menjadi sebuah kisah menarik untuk diangkat ke layar lebar. Maka, munculah film Now You See Me besutan Louis Leterrier yang menggunakan sulap sebagai bahan cerita utama. Boaz Yakin menghadirkan skenario menarik untuk memuaskan penonton. Mulai dari merampok bank dengan waktu 3 detik di Paris, hingga trik sulap lompat dari atas gedung layaknya superman dan hilang dalam sekejap. Now You See Me dimulai dengan kisah empat orang ilusionis bernama Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Merrit (Wood Harrelson), Henley (Isla Fisher), serta Dave(Jack Wilder) yang membentuk sebuah kelompok sulap dengan nama “The Four Horsemen”. Aksi sulap "The Four Horsemen" sontak membuat kalang kabut FBI dan Interpol (pihak berwajib) karena berhasil membuat lenyap uang yang ada di sebuah Bank di Paris meski mereka berada di Las Vegas. Turunlah tim khusus yang dikomandoi oleh petugas FBI Dylan Rhodes (Mark Rufallo) untuk mengungkap bagaimana "The Four Horsemen" beraksi. Meski berhasil ditangkap, namun kelompok sulap itu tidak bisa ditahan karena kurangnya bukti. Kelihaian para pesulap itu makin membuat geram FBI. Terlebih setiap aksi mereka selalu membuat FBI gigit jari. Jangankan untuk menguak para the Four Horsemen, untuk menyentuh mereka saja sepertinya FBI mati kutu. Sutradara Louis Leterrier yang ngetop setelah membesut film Transporter mengundang banyak bintang top dalam film tersebut. Mulai dari Jesse Eisenberg yang tenar saat membintangi Social Network, si cantik Isla Fisher (Wedding Crashers, Confessions of a Shopaholic, dan Great Gatsby), dan aktor bad boys Woody Harrelson yang telah malang melintang di hollywood (The Thin Red Line, Welcome to Sarajevo, North Country). Sementara Ada tentunya mengenal Mark Ruffalo yang terpilih menjadi Hulk/Bruce Banner dalam film super-hero The Avengers. Bahkan dua aktor gaek pemenang Oscar seperti Michael Caine dan Morgan Freeman dilibatkan untuk membuat alur cerita semakin menarik. Plus aktris cantik cantik asal Prancis bernama Melanie Laurent yang sedang naik daun setelah era Audrey Tautou. Hollywood tentu bukan pertama kali ini membuat film dengan adonan kisah dari dunia atraksi sulap. Dua film sulap yang menarik adalah The Prestige yang mengadu akting Christian Bale dan Hugh Jackman, serta The Illusionist yang dibintangi oleh Edward Norton. Now You See Me sebenarnya tetap memakai template yang sama seperti The Prestige atau The Illusionist. Sebuah kisah magic yang pada akhirnya selalu membuat penonton baru mengetahui maksud dan tujuan pada detik-detik terakhir film. Film ini menjadi berbeda ketika unsur action dan ketegangan lebih ditonjolkan. Ditambah film ini juga membuat aksi sulap semakin menarik dengan beberapa visual efek yang membuat penonton terlena. Bahkan mungkin film Now You See Me menjadi satu-satunya film sulap yang sedikit nyeleneh dengan menghadirkan adegan kejar-kejaran mobil ngebut. Sayangnya, bagi penonton awam, alur cerita yang sedikit komplek, begitu cepat ditampilkan dari adegan satu ke adegan lainnya, mungkin bisa bikin bertanya-tanya. Sehingga butuh fokus untuk mengetahui rahasia dan trik yang dibuat oleh Boaz Yakin sang penulis skenario. Sebagai bahan perbandingan dengan film sulap seperti The Prestige atau The Illusionist, maka Now You See Me tidaklah jauh lebih mencekam dan lebih berkualitas. Namun Now You See Me juga tidak bisa dikatakan lebih buruk dibandingkan dua film tersebut. Now You See Me sejajar dalan hal kualitas cerita dan unggul dalam bentuk visualisasi dan sinematografi. Selamat Menonton.

Rise Of Guardians

Ringkasan Film Rise Of The Guardians Beberapa waktu lalu, aku bahas soal Movie Marthon, kali ini aku akan bahas ceritanya. Film yang akan aku certain dimari adalah Rise Of The Guardian. Film ini menceritakjan mengenai peri-peri yang diceritakan ke anak-anak. Beberapa diantaranya, diangkat menjadi peri penjaga atau Guardians. Cerita diawali oleh ada manusia yang bangkit dari danau. Dia diangkat oleh bulan dan memiliki kemampuan untuk membekukan, mengeluarkan salju dari tongkatnya bernama Jack Frost. Namun, kehadirannya tidak terlihat oleh manusia. Hingga 300 tahun kemudian. Disebuah musim salju, ia bermain dengan seorang anak bernama Jamie. Dia membekukan dan membuat kereta luncur seorang anak meluncur dengan cukup cepat dan berbahaya. Si bocah pun menabrak pohon dan giginya lepas. Ia pun bersemangat untuk menaruh giginya di bawah bantal agar mendapat hadiahhttps://plus.google.com/u/0/me?tab=jX dari peri Gigi. Disisi lain, Santa claus yang biasa dipanggil North mendapat ancaman. Pitch atau Boogeyman atau si peri mimpi buruk yang selama ini diasingkan oleh para guardians, bangkit. Santa pun memutuskan untuk memanggil seluruh Guardians yang terdiri dari Tooth si Peri Gigi, Sandman si Peri Mimpi Indah, dan Bunnymund atau Easter Bunny. Mereka pun menanyakan pada Bulan apa yang harus dilakukan. Sang Bulan pun menjawab dengan menyuruh mereka mengangkat Jack Frost si Peri Salju guna menjadi Guardians layaknya mereka. Mengetahui hal tersebut, mereka pun akhirnya memutuskan untuk mengajak Jack Frost menjadi Guardians, sayang, Jack Frost menolak. North pun emosi dan menanyakan pusat dari Jack Frost. Jack Frost tidak mengerti dan akhirnya North menjelaskan. Pusat dari yang ia tanyakan adalah siapa diri Jack Frost yang sebenarnya. Dan Jack frost tidak mengetahuinya. Namun, penolakan tersebut tidak serta merta membuat para Guardians mengalah. Karena globe yang memancarkan kepercayaan anak-anak didunia mulai pudar. Hal ini disebabkan karena pasukan Peri Gigi yang bertugas menukar gigi dengan hadiah, ditawan oleh Pitch. Penawanan ini pun sempat mengakibatkan peperangan antara Guardians dan Jack Frost melawan Pitch. Namun gagal. Hanya ada 1 anak buah peri gigi yang terselamatkan. Melihat hal tersebut, Para Guardians dan Jack Frost pun berinisiatif menggantikan tugas peri gigi. Mereka dengan semangat bahkan cenderung bersaing guna mendapatkan gigi terbanyak. Namun sayang, meski mereka cepat dalam mengambil gigi, namun mereka lupa untuk menggantinya dengan hadiah. Mereka pun ke ATM. Dalam pekerjaan ini, Para Guardians terlihat oleh seorang anak bernama Jamie. Namun, Jamie tidak bisa melihat Jack Frost. Jack pun sempat frustasi. Sandman pun berusaha membuat Jamie tidur namun semua guardians juga ikut tidur. Hanya Sandman dan Jack Frost yang terjaga. Kondisi tersebut pun dimanfaatkan oleh Pitch untuk menyerang anak-anak dengan mimpi buruk. Jack Frost dan Sandman pun berusaha untuk melawan. Namun, Pitch berhasil menembakkan panah rasa takut di pundak Sandman. Ia pun tewas. Para Guardians yang baru bangun pun memutuskan untuk menyelamatkan hari besar lain, yaitu paskah. Waktunya yang sudah tipis membuat para guardians harus bekerja ekstra untuk mengecat telur. Namun ternyata disarang Bunnymund, ada adik Jamie. Jack Frost dan salah satu anak buah peri gigi pun akhirnya memutuskan untuk mengembalikannya kerumah. Namun saat ia akan kembali ke markas Bunnymunds, ia mendengar ada orang yang memanggil namanya. Meski sudah dilarang, namun Ia mengikuti suara tersebut dan masuk kedalam sebuah gua. Didalam gua tersebut, ia menemukansemua anak buah peri gigi dikurung. Bukannya melepaskannya, Ia malah semakin mencari asal suara. Suara tersebut berasal dari tumpukan gigi yang dicuri oleh Pitch. Namun sayang, ternyata itu semua jebakan. Anak buah peri gigi yang menemani Jack malah ditangkap oleh Pitch. Pertarungan pun pecah. Cukup sengit hingga akhirnya jack Frost harus mematahkan tongkatnya guna melepaskan anak buah peri gigi dan mendapatkan giginya. Dari giginya itu, dia akhirnya mengetahui siapa dirinya sebelum menjadi peri. Ia adalah seorang kakak yang gemar bersenang-senang, kurang berhati-hati, namun sangat menyayangi adiknya. Ia meninggal karena ia menolong adiknya saat bermain ice skating di sebuah danau. Es tersebut ternyata masih terlalu tipis dan nyaris terperosok. Ia berhasil menyelamatkan adiknya, namun ia sendiri tewas. Setelah mengetahui masa lalunya, ia pun kembali menyambungkan tongkatnya dan kembali ke markas Bunnymund. Namun ironisnya, ia terlambat. Paskah telah berhasil diganggu oleh Pitch. Jack pun kehilangan kepercayaan dari para Guardians. Semua anak-anak pun telah tidak mempercayai akan adanya peri lagi. semua peri kehilangan kekuatannya. Yang percaya akan adanya peri, hanya tinggal 1 anak yaitu Jamie. Jack yang tidak bisa dilihat pun berusaha meyakinkan Jamie bahwa peri ada dengan mengeluarkan kekuatannya. Dan tiba-tiba Jamie berkata “Jack Frost?” “Kau menyebut namaku?” Tanya Jack Jamie bengong. Ternyata Jamie telah bisa melihat Jack Frost. Namun, Pitch yang mengetahui hal ini tidak tinggal diam. Ia pun berusaha menyerang Jack dan Jamie. Para Guardians pun berusaha untuk melindungi Jamie, namun kekuatan mereka mulai pudar. Jack dan Jamie pun mulai membangunkan anak-anak. Mereka yang masih dihantui mimpi buruk pun diajak bersenang-senang. Namun kekuatan Pitch telah mencapai puncaknya. Guardians, Jack Frost dan anak-anak yang berhasil dikumpulkan rupanya tidak cukup kuat. Jack Frost yang masih memiliki kekuatan normal berusaha melindungi anak-anak. Disaat itupun ia menyadari bahwa menyelamatkan mereka hanyalah dengan cara bersenang-senang. “Bersenang-senang. Itulah pusatku!” ungkapnya saat menyadari pusat dari dirinya. Ia pun menciptakan sebuah papan luncur dan membuat mereka bersenang-senang. Dengan jati diri Frost, anak-anak pun mulai percaya diri untuk menghadapi rasa takutnya. Seketika itu pula, kekuatan para peri kembali dan sanggup menyerang balik Pitch. Bahkan, Sandman pun kembali hidup. Pich pun dengan mudah dilumpuhkan dan kembali disegel. Dengan kembali tersegelnya Pitch, kekuatan para peri seutuhnya kembali. Para Guardians pun secara resmi melantik Jack Frost sebagai Guardians, setelah ia menyetujui untuk menjadi Guardians.

Sinopsis Film 'Zombielad'

Film ‘Zombieland’ merupakan sebuah film bergenre horor komedi yang meluncur tanpa hambatan menduduki puncak box office. Film yang dibintangi oleh Woody Harrelson dan Jesse Eisenberg itu telah sukses menjual tiket hingga US$ 25 juta. Woody Harrelson and Jesse Eisenberg in Zombieland review Jangan tertipu dengan film Zombieland ini. Jadi, jika didasarkan pada trailer dan iklan bahwa ini adalah film lucu dan konyol, maka anda akan terkejut setelah menontonnya. Karena, jika kamu seorang penggemar film genre zombie, Anda berada disaat yang tepat. Zombieland adalah kisah tentang beberapa orang yang berusaha untuk bertahan hidup ditengah-tengah mewabahnya "era zombie". Columbus (Jesse Eisenberg) adalah seorang yang tertutup (introvert), culun, pengalah dan "looser", sedangkan Talahassee (Redneck Badass) yang akhirnya menemukan karunia-Nya dalam hidup yaitu menjadi pembunuh para Zombie. Dan - Oh, Talahassee kegemarannya adalah melakukan pembakaran pada para Twinkies (zombie) sehingga ia dapat memuaskan hasrat nya tersebut. Columbus telah berhasil bertahan hidup karena bahkan sebelum zombie mengambil alih ia tidak suka berada di sekitar orang dan sangat paranoid. Dia membuiat sendiri daftar aturan untuk bertahan hidup di dunia yang dikuasai oleh zombie, dan hanya sedikit yang disorot pertama kali hingga begitu histeris di menit pembukaan film. Di antaranya adalah seperti : Aturan # 1: Cardio - Sebuah lelucon lama untuk berlari lebih cepat dari zombie itu, Dia mencatat bahwa "fatties" (seorang yang gemuk) merupakan yang pertama musnah setelah zombie mengambil alih karena mereka mudah untuk ditangkap. Aturan lainnya termasuk "Waspadalah terhadap kamar mandi" (Anda tidak ingin tertangkap oleh zombie ketika di toilet) dan "Selalu double-tap" (selalu memberikan dua tembakan, dipukul dengan benda tumpul atau pisau untuk memastikan zombie tetap jatuh ). Ada beberapa aturan tambahan (dia memiliki lebih dari 30) dan mereka sangat terbiasa dengannya. Kemudian ada lagi Talahassee", dipastikan anda akan segera menyukainya - ia selalu menghadapi situasi dengan tenang, ia benar-benar sangat menikmatinya. Favoritnya untuk dilakukan di dunia adalah membunuhi para zombie. Dia melakukan perjalanan dengan sebuah Cadillac Escalade, bersenjata lengkap, dan saat melihatnya anda akan begitu antusias dan bersemangat dari sekian kreativitasnya bahkan ketika mengirim para mayat hidup. Pahlawan kita ini kemudian bertemu dengan Wichita dan Little Rock (Emma Stone dan Abigail Breslin), yang juga menemukan cara-cara yang unik untuk bertahan hidup didalam era kekacauan dari para zombie. Namun bagian dari kelangsungan hidup mereka sudah termasuk tidak mempercayai siapa pun, sehingga sering ada hal-hal yang tidak jelas antara kedua pasangan yang cukup lama ini. Akhirnya mereka berakhir di Beverly Hills, di mana mereka mengambil "Peta Star's Homes" agar dapat menemukan rumah selebriti tertentu di mana mereka dapat bersantai untuk sementara. Ada cameo besar dalam film dan aku tidak akan mengatakan siapa itu. Segera setelah mendapatkan sebuah taman hiburan di daerah LA Little Rock mereka sedikit habiskan dengan berbagai kesenangan seperti masa kanak-kanak yang menyenangkan, Seperti yang saya sebutkan dalam "versi singkat" film ini jauh lebih kasar daripada satu-satunya komedi zombie baru-baru ini yang aku bisa aku bandingkan, Shaun of the Dead. Bahwa salah satu dari kesemuanya ada yang begitu garing, Brit humor dan kadang-kadang menakutkan daripada film ini ( tapi film ini benar-benar tidak menakutkan sama sekali, hanya berdarah). Zombieland adalah film yang sangat menyenangkan, meskipun hanya berdurasi sekitar 90 menit , pada bagian akhir, bagiku seperti agak lama sedikit - saya pikir sebagian besar dari yang ada di adegan terakhir di taman hiburan ... bisa saja agak dipangkas. Saya pikir semua orang di film ini adalah bintang-bintqang besar, tapi yang paling berkesan adalah beberapa dari Jesse Eisenberg's: Dia memainkan karakter yang benar-benar, lemah lembut, introvert, tipe cowok culun sehingga menyembur dari f-bom dan lainnya, bahasa yang benar-benar berasal darinya terdenganr begitu vulgar, ditambahkan untuk tertawa. Ya, saya tahu ini adalah R-rated film naik dan saya tidak punya masalah dengan bahasa kotornya ( jika cocok) - tapi untuk karakternya Aku hanya tidak berpikir itu. saya pikir Zombieland hanyalah film yang cocok untuk mengisi kesenangan liburan dengan banyak tertawa terbahak-bahak - serta membantu saya untuk meninggalkan anak-anak di rumah dengan yang satu ini, Kabarnya, film horor komedi saat ini sedang digemari di Amerika. Buktinya film-film seperti ini selalu meraup penghasilan kotor yang cukup lumayan, seperti ‘Jennifer’s Body’. Kemudian disusul film ‘Cloudy with a Chance of Meatballs’ yang dua minggu lalu menduduki puncak box office itu terpaksa harus meninggalkan posisinya. Film tersebut hanya mampu mendapatkan US$ 16,7 juta. Film yang berjudul ‘Toy Story’ rupanya belum kehilangan penggemarnya. Hadir dalam format tiga dimensi, Woody dan Buz Lightyear berhasil duduk diposisi ketiga dengan angka US$ 12,5 juta. Disusul peringkat empat yang diisi oleh film komedi pendatang baru ‘The Invention og Lying’. Film yang menampilkan Jennifer Garner dan Ricky Gervais sebagai bintang utamanya itu mendapatnya US$ 7,3 juta. Sementara film manusia dan robot ‘Surrogates’, film fiksi ilmiah yang dibintangi oleh Bruce Willis berada pada posisi kelima dengan angka US$ 7,3 juta. (way/indoseleb)